PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SMA/SMK

  1. Guru yang Profesional
    Tujuan Pendidikan Nasional yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya
    Udanng-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tetang Pendidikan Nasional, jabatan guru sebagai pendidik merupakan jabatan profesional.
    —
    Untuk itu profesionalisme guru dituntut agar terus berkembang sesuai dg perkembangan jaman dan ilmu pengetahuan
    —Kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kapabilitas untuk mampu bersaing baik di forum regional, nasional maupun internasional
  2.  Standar Kompetensi Guru
    Kompetensi guru terdiri dari: pedagogik, personal, sosial dan profesional harus dimiliki oleh seorang guru.
    —Pengembangan standar kompetensi guru diarahkan pada peningkatan kualitas guru dan pola pembinaan guru yang terstruktur dan sistematis.
    —11 Peraturan dan perundangan sbg dasar hukumnya
  3. Kompetensi
    Diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan betindak.
    Spesifikasi dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki seseorang serta penerapannya di dalam pekerjan, sesuai dengan standar kinerja yang dibutuhkan oleh lapangan.
    Kompetensi yang dimiliki oleh setiap guru akan menunjukkan kualitas guru yang sebenarnya;
    Terwujud dalam bentuk penguasaan pengetahuan, keterampilan maupun sikap profesional dalam menjalankan fungsi sebagai guru.
  4.  Standar Kompetensi Guru
    —Tujuannya adalah sebagai jaminan dikuasainya tingkat kompetensi minimal
    —Dapat melakukan tugasnya secara profesional,
    —Dapat dibina secara efektif dan efisien serta
    —Dapat melayani pihak yang berkepentingan terhadap proses pembelajaran dengan sebaik‑baiknya sesuai bidang tugasnya.

    manfaatnya adalah sebagai:

    —Acuan pelaksanaan uji kompetensi, penyelenggaraan diklat, dan pembinaan,

    Acuan untuk melakukan evaluasi, pengembangan bahan ajar, dan sebagainya

  5. Profesi dan Profesionalisasi Guru
    —Guru profesional memiliki kemampuan mengorganisasikan lingkungan belajar yang produktif.
    —Kata “profesi” secara terminologi diartikan suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikan tinggi bagi pelakunya dengan titik tekan pada pekerjaan mental, bukan pekerjaan manual.
    —Kamampuan mental yang dimaksud adalah adanya persyaratan pengetahuan teoritis sebagai instrumen untuk melakukan perbuatan praktis.
    —Kata profesional berarti sering diartikan sifat yang ditampilkan oleh seorang penyandang profesi, berikut implikasinya dikaitkan dengan kebutuhan hidupnya.
    —Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
    —Profesionalisme berasal dari bahasa Inggris professionalism yang berarti sifat profesional.
    —Profesionalisasi merupakan proses peningkatan kualifikasi atau kemampuan para anggota penyandang suatu profesi untuk mencapai kriteria standar ideal dari penampilan atau perbuatan yang diinginkan oleh profesinya itu.
    —Profesionalisasi mengandung makna dua dimensi utama, yaitu peningkatan status dan peningkatan kemampuan praktis.
    —Peningkatan status dan peningkatan kemampuan praktis harus sejalan dengan tuntutan tugas yang diemban sebagai guru.
    —Sebagi tenaga profesional, guru dituntut memvalidasi ilmunya, baik melalui belajar sendiri maupun melalui program pembinaan dan pengembangan
    —Pembinaan merupakan upaya peningkatan profesionalisme guru yang dapat dilakukan melalui kegiatan seminar, pelatihan, dan pendidikan.
    —Pembinaan guru dilakukan dalam kerangka pembinaan profesi dan karier.
    —Pembinaan profesi guru meliputi pembinaan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial.
    —Pembinaan karier meliputi penugasan, kenaikan pangkat, dan promosi.
—

—

About these ads

About Suharjiman Fisika

Dengan ilmu dapat memberikan warna dan arah kehidupan lebih baik
This entry was posted in Pengetahuan Umum. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s